Cara Mendaftar Danchi

Danchi, apartemen subsidi milik pemerintah Jepang, umumnya ada di tiap propinsi dan tiap kota (per kecamatan). Pengelolaannya ada yang dipegang oleh pemerintah kota, ada juga yang dikelola pihak pemerintah propinsi. Bedanya apa? Untuk harga relatif sama, yaitu tergantung spek bangunan, namun konon danchi propinsi tidak ada skema keringanan (genmen). Skema keringanan ini mengcover pengurangan biaya sewa bulanan danchi secara bertahap, serta mengeliminir biaya yang harus dibayarkan putus kontrak danchi. Biaya sewa bulanan ini juga terdiri dari beberapa kategori berdasarkan besar penghasilan/pajak. Sedangkan biaya yang dibutuhkan untuk putus kontrak yaitu sekitar 9.8 man yen (10 juta rupiah), yaitu biaya cleaning dan penggantian interior danchi pasca ditinggali.

Pendaftaran danchi dibuka selama 6 kali setiap tahunnya. Biasanya jadwalnya sama tiap tahun, yaitu tiap awal bulan (sebelum tanggal 9/10/11, tergantung ketemu tanggal merah atau sabtu-minggu) dimulai di bulan Februari, lalu selang 2 bulan kemudian yaitu April, Juni, Agustus, Oktober, Desember (untuk di wilayah Yahatanishi). Bisa dibilang, proses apply sampai dengan bisa ditinggali membutuhkan waktu sekitar 3 bulan. Misalnya, kami ketika itu apply pada batch bulan Oktober, lalu kami menang undian dan baru bisa tinggal di danchi per akhir Desember.

Well, detailnya tahapan yang dilewati dalam mendaftar danchi sebagai berikut:

  1. Pendaftaran (awal bulan pertama). Kita akan diberikan amplop yang berisi buku-buku tentang danchi yang tersedia saat itu, termasuk speknya, harganya, sekecamatan. Sebelum memutuskan danchi mana yang akan dipilih, kita bisa menanyakan sudah berapa orang yang mendaftar untuk danchi-danchi yang kita inginkan. Karena itu, biasanya kita apply di hari terakhir deadline, supaya bisa memperhitungkan peluang, hehe. Kalau kami tidak begitu ngaruh, karena prioritas kami adalah danchi dengan lantai terendah atau danchi berlift, which is sudah pasti paling banyak peminat.
  2. Pengundian (akhir bulan pertama). Kita akan menerima surat undangan untuk menyaksikan langsung proses undian. Di surat itu juga ditulis nomor bola undian kita dan jumlah pendaftar. Misalnya bola nomor 2 dari 6, berarti ada 5 saingan memperbutkan danchi tsb. Kita tidak wajib datang di hari pengundian tersebut. Sampai 5x proses undian, kita tidak pernah datang, hehe.
  3. Pengumuman hasil undian yang dikirim by post (awal bulan kedua). Ini hari yang ditunggu-tunggu, apakah kita dapat atau tidak. Di surat akan tertulis kita dapat nomor urut berapa. Jangan putus asa dulu, bisa jadi, kita nomor urut 3 tapi bisa dapat danchi. Teman kita ada yang begitu. Karena 2 orang sebelumnya menolak danchi tsb.
  4. Memasukan dokumen yang dibutuhkan, lalu menunggu pengumuman: sesuai syarat atau tidak(awal-tengah bulan kedua). Kalau kita bisa melengkapi dokumen yang diminta, insyaAllah beres sih.
  5. Masa survey danchi (tengah-akhir bulan kedua). Ketika survey, catat atau foto temuan apa saja yang kita mau minta untuk dibereskan. Misalnya kasus kami, ada kabel (sepertinya kabel TV) yang menjuntai dari atas melewati bawah jendela hingga ke portnya. Selain itu ada juga sisa-sisa kayu yang tergeletak di oshire (lemari dorong), kita minta untuk dibuang.
  6. Pernyataan mau ambil danchi tsb atau tidak (langsung setelah survey/mengembalikan kunci). Sampaikan catatan hasil survey yang ingin dibereskan sebelum kita masuk. Mereka akan menghubungi pihak terkait untuk memenuhi request kita. Pelayanannya oke banget deh.
  7.  Kontrak sewa danchi (akhir bulan ketiga) dan sewa parkiran. Bayar deposit dan bulan pertama sewa, total sebesar 3x harga sewa bulanan. Ambil kunci, siap ditempatkan. Deposit ini akan hangus, jadi ketika keluar tidak ada cash back yang akan diterima.

Setelah tau prosesnya seperti apa, sekarang kenapa ya orang-orang pada berebut daftar danchi? Tentu saja karena disubsidi pemerintah, sehingga harganya bisa lebih murah. Semurah apa sih? Dengan luas yang hampir sama, kalau kita sewa apato (apartemen swasta), apalagi mansion (apartemen yang lebih elit), harganya bisa3-5x lipat harga danchi. Irit kan… Tapi, ga semua orang bisa daftar danchi, ada syaratnya, yaitu dilihat dari penghasilannya. Jadi, kalo punya mobil mewah, bisa diblacklist dari danchi. Instalasi gas yang ada di danchi juga milik pemerintah, sehingga lebih murah daripada gas di apato yang umumnya pakai gas milik swasta (seperti ENEOS). Bedanya, kalau apato untuk gedung di atas 4 tingkat biasanya ada lift, kalau danchi yang 5 lantai ini ga ada. Kecuali danchi yang terdiri dari 10 lantai atau lebih, baru deh ada liftnya. Cuma jumlahnya biasanya lebih sedikit dari danchi yang tanpa lift. Selain itu, skema keringanan yang ditawarkan juga amat bersahabat dengan dompet mahasiswa. Konon, keringanan yang didapat bisa lebih dari setengah harga awal. Sedangkan apato, tentunya ga ada keringanan lah yaa, dan ketika keluar dihitung kerusakan dan dikalkulasikan dengan deposit. Misal lebih kecil dari deposit, maka akan dicashback, tapi jika lebih, maka mesti bayar lebih lagi, alias nombok. Dengan skema keringanan danchi, biaya kerusakan dan cleaning ketika keluar bisa nol. Nilai surplus danchi lainnya yaitu, karena biasanya dipilih oleh mahasiswa Indonesia yang berkeluarga, jadi banyak tetangga sebangsa. Hehe. Ini kerasa banget kalau kumpul-kumpul jadi deket. Kalau dulu, kita yang paling jauh di antara yang lain.

Oke. Buat yang mau apply danchi, semangat yaa, semoga catatan ini bisa bermanfaat 😉

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s