Dendeng Balado

Berawal dari presto yang rusak (lagi, komponennya ada yang hilang), dan menyusul Kaka yang baru kali ini bentonya ga habis (kemarin bikin semur daging sepertinya masih kurang lunak buat dia), akhirnya hari ini memutuskan menghabiskan daging 500 gr yang sudah terlanjur didefrost dari kemarin. Sebenernya sudah lama pengeeeeen banget bikin dendeng balado ala mamah. Dua hal yang selama ini mengganjal: malas men-slice dagingnya (pernah beli beef sliced yang buat BBQ kok alot yaa..) dan malas masak menu lain untuk Kaka. Intinya sih yaaaa satu: malas. Hueeheee…

Dua bulan ini memang ngidam masakannya Mamah.. Mulai dari sambal tanak (masakan khas Batipuh-Padang Panjang, ga ada resepnya di google lho), ayam goreng mie, perkedel jagung-udang, bakwan tenggiri… Tinggal ini nih yang belum. Waktu masak sambal tanak juga, terpaksa (eh) masak 2 menu: sambal tanak dan sop  buntut buat Kaka. Kali ini dari 500gr daging sapi, sebagian dimasak rawon, sebagian kecil untuk dendeng. Untuk sayurnya, bikin sayur sop. Ga nyambung sih sama rawon, tapi jadi paduan favorit untuk bersanding dengan dendeng, karena kaldu untuk sop bisa diambil dari saripati olahan daging dendeng. Dan asli, sopnya jadi lebih lezat daripada pakai kaldu block.

wp-image-1122774478jpg.jpegDendeng Balado

Resep Dendeng Balado

Bahan marinate daging:
250 gram daging,iris tipis
1/2 sendok makan asam jawa, dilarutkan dengan sedikit air (kira-kira), ambil airnya
1 sendok teh garam

Bahan sambal:
13 butir bawang merah +1 cm lengkuas
10 buah cabai merah besar
10 buah cabai merah keriting

Bahan Balado:
3 lembar daun jeruk
1/2 sdm garam
1 sdt gula pasir
1/2 sdt air asam jawa

Sebelum digoreng, daging yang sudah diiris tipis-tipis direndam dengan air asam jawa+garam, sambil diremas-remas. Sambil menunggu meresap, kita bisa siapkan bahan sambalnya: ulek kasar (blender aja kalau malas) bawang merah, cabe merah besar, cabe keriting, dan sedikit lengkuas. Lalu, tiriskan dagingnya dan tata di atas pemanggang. Panggang dengan oven pada suhu 150 C sekitar 15-20 menit. Di 10 menit pertama, air yang dikandung daging akan keluar, nah air ini bisa dituang ke wadah lain untuk kaldu. Memang mesti dikeringkan dari airnya sih, agar dagingnya lebih cepat kering. Lanjutkan pemanggangan daging hingga terlihat mulai kering. Pemanggangan ini bertujuan untuk menggaringkan dendeng, jadi ga alot. Cara lain sebenarnya bisa dengan direbus, tapi supaya empuk mesti lama.

Tahap selanjutnya sebenarnya menggoreng dagingnya. Tapi karena mau meminimalisir goreng-menggoreng, akhirnya daging itu digoreng pakai no-oil fryer (airfryer), hasilnya mirip banget kok sama menggoreng biasa, tanpa berminyak. Next, tinggal goreng sambelnya dengan daun jeruk, garam, gula dan sedikit air asam lagi. Sampai matang, masukan dagingnya, aduk-aduk sampai merata, jadi deh.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s