Tentang Manajemen Gizi Anak

Lama ga posting yaa.. *kayaknya tiap posting selalu diawali ini, hahaha …

Hisashiburi desu ne!

Kali ini saya mau share tentang manajemen gizi buat toddler yang didapat dari konsultasi maya ke dokter spesialis gizi klinik, dari panduan dan dokter di Jepang, juga info-info dari tenaga medis yang tersebar di internet. Hoho, jangan dibawa serem dulu… kesannya serius banget yaa, emang Kaka kenapa?

Kaka gapapa sih… as usual, posisinya di growth chart selalu di garis tengah agak ke bawah dikiiiit, dikit banget (iya..iya percaya..). Tapi, karena pertumbuhannya setelah 2 tahun itu cepet banget ke atas, dibanding tumbuh ke depan, samping, belakang, jadinya perawakannya kurus. Kalau diingat foto bundanya usia segini, kayaknya lebih gemuk deh. Apalagi pas pulang ke Bogor bulan lalu itu, Ina (baca: nenek) khawatir banget kok Kaka kurus.. sampe dikasih sari kurma dan disuruh nyetok untuk di Jepang. Saya sih curiganya karena Kaka cenderung tinggi seusianya (salah satu dari 3 yang paling tinggi di kelas), jadi beratnya lebih ke tulang, tumbuh ke atas. Selalu check persentil sih, dan Kaka masih di kisaran 46-50% itu. Selain, selalu cek penambahan BB Kaka yang selalu aman (sedikit di atas), dengan pakem ini,

4 bulan 2x BB lahir
1 tahun 3x BB lahir
setelah itu, minimal 200gr/bulan

image

Note: Sumber gambar dari doctormums fanpage

Nah kebetulan pula, di grup Mommee kedatangan narasumber diskusi dr. Wiji, sp.GK (gizi klinik), dengan tema gizi anak. Beliau alumni FK UI 2001 (CMIIW) dan berpraktek di Hermina Depok (sekalian saya promosiin, hehe). Pertama, kita dianjurkan instal aplikasi Maventy. Aplikasi ini untuk menghitung z-score dan persentil anak dari parameter tingginya, beratnya, lingkar kepala, BMI dan berat terhadap tinggi. Hasilnya Kaka (untuk data Desember 2015), untuk berat ada di 47.4%, tinggi 57.85%, BMI 36.76%, dan weight for height 40.39%, dengan z-score -0.07, 0.20, -0.34, -0.24, respectively. Bagaimana interpretasinya? Kalau persentil sudah pada paham yaa insyaAllah, misal 40%, berarti 60% anak-anak memiliki berat/tinggi/parameter tsb di atasnya. Di growth chart bisa dilihat posisinya dalam zona-zona kurva perkembangan aman atau tidak. Sedangkan klasifikasi z-score oleh WHO untuk BB menurut usia adalah,

gizi normal/baik > -2 SD
gizi kurang < -2 SD
gizi buruk < -3 SD

Dari hasilnya Kaka ini memperkuat dugaan saya, which is persentil dan z-score untuk BB agak rendah, sedangkan untuk TB agak tinggi. Jadi, TBnya amat menyumbang untuk BBnya, karena itu kelihatan kurus. BMI dan weight for height juga agak rendah, dimana BMI dan weight for height lebih menggambarkan postur tubuh si anak. Walaupun begitu persepsi saya, tapi dokter menenangkan saya dengan mengatakan Kaka segitu masih termasuk rata-rata, walau agak di bawah sedikit, tapi masih bisa dibilang rata-rata untuk usianya. Katanya, anak-anak memang begitu, nilainya normal tapi perawakannya kurus. Kalau mau gemuk ginuk-ginuk, mesti naik ke atas rata-rata, misal 80%, tapi itupun bikin dokter khawatir obesitas. Jadi kesimpulannya? Kaka aman, in average, hanya masalah perawakan. Kalau mau diboost, konsekuensinya tingkatin kalori makanan.

Selain pengukuran sesaat ini, dokter memesankan bahwa juga penting monitoring pertumbuhan dengan memplot di kurva yang benar. Sehingga bisa dilihat apakah perkembangannya naik, mandeg, atau justru turun sepanjang kurvanya. KMS lah ya, kartu menuju sehat. Ini seperti yang pernah ditulis panjang oleh Mba Fatimah B. Monika Purba (bisa di googling dengan keyword failure to thrive). Selain itu, di sesi japri, saya juga kasih riwayat penyakit Kaka, pengobatan, asupan makanan, porsi dan aktivitasnya sehari-hari. Karena, sakit tentu pengaruh ke BB dan aktivitas juga membedakan kebutuhan kalori (yang saya baca di choose my plate dari US government, untuk anak yang aktif dengan klasifikasi durasi aktivitas, maka kebutuhan kalorinya juga dibedakan).

Nah sekarang kalau mau ginuk-ginuk *suka banget dengan istilah ini*, harus dibooster, beliau rekomen dengan menaikan kalori dari makanan. Untuk usia 3 tahun, perlu minimal 1200 kcal untuk aktivitas rendah, dan 1400 kcal untuk yang aktif. Kalau mau diboost, naikin hingga 1700 kcal (waduh ini mah udah mirip sama booster porsi bundanya yang 2000 kcal tak terpenuhi itu, wkwkwk). Ini persis sama dari advice dokter-dokter di Jepang yang pelit suplemen, bahwa nutrisi dll itu dari makanan. Kaka sampai sekarang ga pernah dikhawatirkan perkembangannya oleh dokter Jepang. Disini pun ga ada suplementasi anak, termasuk zat besi. Wajar sih, karena makanan disini terjamin untuk pemenuhan zat besi dan nutrisi lainnya. Tapi kan balik lagi ya ke ibunya yang masak dan ngasih makan, kalau ada bahannya tapi ga diprovide ke anak juga sama aja, hehe. Itu juga yang aku khawatirkan whether ibu ibu ( iya, termasuk saya) sudah concern tentang kecukupan kandungan gizi makanan anaknya,. Alhamdulillah saya pakai panduan di choose my plate dan dari sekolah Kaka. Sayangnya, saya lupa upgrade kalori pas Kaka 3 tahun, ingetnya masih 1000 kcal. Tapi saya pernah hitung sih, porsi harian Kaka selalu di atas 1000 kcal. Terutama karena nasinya, hahaha.

Nah jadinya, strategi untuk ke depan adalah: nasi 100 gr (5-7 sdm) sudah cukup, banyakin lauk untuk proteinnya, apalagi mengingat protein sangat dibutuhkan pada perkembangan anak usia balita. Jadi protein kalau bisa 2 macam (menu 4 bintang dong yaa). Jangan lupa susu minimal 2 gelas (sambil khawatir bikin tambah ketinggian ga yaa, hehe), prefer yang low fat. Untuk kalsium bisa dari sumber lain, seperti keju, yoghurt, ikan teri atau ikan bilis. Tapi susu yang kandungan kalsiumnya paling tinggi sih. Dan terakhir cemilan (Kaka udah cukup dengan cemilan sore dan malam, kadang pagi selain susu). Yosh, gambatte!

Terakhir, gimana ya memperkirakan kalori pada makanan yang kita pilih ke atas piring kita? Misal kalau di Jepang, dokter pernah ngasih gambar porsi berbagai jenis bahan makanan (dalam gr) dan kalorinya (kcal). Kalau sudah biasa, sudah bisa ngira-ngira, ga perlu nimbang-nimbang atau lihat cotekan tiap makan. Hehe.. tenang.. Di internet juga ada beberapa referensi OK tentang menu dan nutrition facts nya, bahkan resepnya. Yang lengkap di webnya choose my plate, tinggal ke bagian recipe cookbooks and menus, ada berbagai ebook resep dengan kandungan nutrisinya, yuhuuuu.. Eits, tapi lidah sering ga cocok dengan masakan barat nih, enaknya yang masakan nusantara yaaa. Untuk website lokal, saya belum nemu nih. Kalau ada yang tahu, bagi-bagi info yaa. Salah satunya resepmakanankita.com dan food.web.id, tapi belum semua resep lengkap dengan nutrition facts. At least bisa ngira-ngira dari takarannya, tinggal mau dimasak apa.

Untuk kcal tiap gr bahan juga bisa dipakai untuk diet nurunin atau naikin BB orang dewasa lho, dengan perhitungan tertentu. Gambar yang dari dokter Jepang itu, dari dokter kandungan lho. Waktu itu teman saya dalam rangka diet membatasi kenaikan BB kehamilan, dikasih gambarnya oleh dokternya. Soalnya kalau disini, kenaikan selama kehamilan sudah di atas 10 kg, sudah diwarning untuk memperhatikan diet. Di gambar tsb terdapat kategori makanan, di tiap kategori ada gambar-gambar sumber makanan dan gram-nya yang mana setara dengan energi 80 kcal. Misalnya untuk yang susah makan, bisa diakali dengan preferensi bahan makanan yang gram nya sedikit untuk kalori yang sama. Yaa walaupun mengenalkan anak pada berbagai bahan makanan adalah nilai yang dikedepankan terlebih dahulu. Nah untuk yang mau diet, perbanyak yang gram nya besar untuk kalori yang sama, misalnya buah-buahan. Kurang lebih begitu yang diajarkan kepada saya. Sayangnya, karena saya hanya punya versi foto dari gambar tsb, kurang jelas, dan ternyata ada copyright nya, jadi ga bisa dicantumin disini deh.

OK.. semoga tulisan ini bermanfaat ya mommies!

2016-01-20 07.22.032016-01-20 07.22.07

Note: Gambar diatas adalah contoh menu di hoikuen (daycare) Kaka dalam sebulan dengan nutrition factsnya, untuk usia 1-2 tahun. Menu yang diprovide adalah untuk makan siang dan cemilan sore. Tentunya Kaka bawa bento sendiri, tapi ngira2in porsinya dari etalase menu hari ini yang dipajang tiap hari di sekolah Kaka. Atas bawah dibacanya landscape kiri kanan yaa *abaikan tulisan saya yang berantakan

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s