Tentang Cake dan Milad

Sebenarnya bunda ga mau mengkhususkan bikin kue special di hari milad seseorang, tak terkecuali di hari miladnya ayah, bunda, pun Kaka. Alasannya, pertama karena memang tidak ingin merayakan hari milad, merayakan dalam arti yang sebenarnya: raya, which is akbar, besar, dekat dengan senang-senang. Tapi di hari itu tetap memberikan perhatian spesial, dalam artian mengingat usia hidup seseorang untuk disyukuri dan diperingatkan akan sisa usia.

Alasan yang kedua, honestly ini faktor terbesar sih, yaitu buat bunda baking itu sesuai mood. Tergantung hari ini pengennya bikin kue apa, yaa itulah yang dieksekusi. Kepengen ini pula dipengaruhi oleh beberapa faktor: kepuhunan (pengen banget), persedian bahan di pantry, dan rasa penasaran untuk coba sesuatu yang baru. Nah seringnya sih lebih disebabkan faktor penasaran, dan faktor persediaan, hehe. Faktor kepuhunan ga terlalu berpengaruh. Mungkin itu juga ya kenapa bunda pas hamil ga pernah ngidam parah, cuma pengen mie ayam nano sama sate padang asli, kalo ga bisa dituruti saat itu yaa gapapa, besok-besok juga bisa..  (lha kok jadi ngomongin ngidam)

Balik ke topik cake dan milad. Jadi setelah diflashback, di tahun 2014 lalu bunda bikin apa aja sih pas miladnya ayah, kaka, bunda?

Milad bunda: waktu itu lagi ada persediaan whipped cream, dan belum pernah hias kue pake whipped cream. Selain itu,di kulkas lagi ada stock putih telur. Jadilah bunda nyari resep cake dengan putih telur, lalu dihias dengan whipped cream. Stroberi dan kiwi juga ikutan menghias kue, karena biasanya tiap minggu pasti nyetok dua buah itu di musim semi, buah kesukaan Kaka. So, dapat disimpulkan yaa untuk momen ini bikin cakenya dengan faktor terbesar: persediaan bahan. Dan akhirnya, taraaaa.. jadilah cake seperti ini.. (lumayan lah yaa untuk pemula)

image

Cake putih telur di milad bunda ke-27

Next, kita bertemu bulan July, which is Kaka milad yang ke-2 di tanggal 16. Nothing special, karena pas romadhon juga, dan menurut bunda usia 2 tahun lebih menarik pada peristiwa penyapihan, pandai berbicara, dan sukses toilet training. Parahnya lagi, waktu itu lagi pengen cepet-cepet menjelang berbuka, plus penasaran sama muffin yang sebelumnya gagal. Jadilah sore itu bikin muffin bareng Kaka. Dan alhamdulillaaaahh, dalam waktu singkat langsung sukses. Ini dia Kaka dan vanilla muffin…

image

Vanilla Muffin on Kaka’s Birthday ♪ヽ(´▽`)/

Finally, kita sampai di bulan Agustus, milad Ayah. Saat itu, stok bahan menipis, dan bunda emang ga prepared spesial menu kan buat milad, jadi pas belanja biasa aja ga ada catatan belanjaan khusus. Tapi, bunda inget banget ayah suka kue putri salju, dan udah lama ga makan kue itu. Nah kebetulan lagi, ada resep cencu naicha lewat di newsfeed. Ahaaa, ayah kan juga suka banget, minuman kenangan perjuangan di Taipei dulu, haha. Jadilah bunda bikin kue putri salju dan cencu naicha sama Kaka. Biar bikinnya seru (karena sama Kaka), kita bentuk pake cookie cutter karakter aninal. Hihihi, jadilah mimi putri salju (mimi = kelinci versi Kaka). Oya, karena males halusin kacang, jadinya bunda pake keju. Sisa bahan dibuat nastar, tapi isinya pure kacang merah. So, here it is, kue putri salju keju dan cencu naicha…

image

Kaka baking untuk milad ayah

image

Kue putri salju keju ini kombinasi dari favoritnya ayah (putri salju) dan bunda (keju)

 

So, what’s on next year?♪ヽ(´▽`)/

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s