Matcha Mille Crepe

image

Kaka dan Matcha Mille Crepe

Ceritanya, tanggal 23 Desember kemarin di acara pengesahan PPI Kitakyushu, Bu Rajab bawa kue enak banget, namanya mille crepe. Intinya sih pancake yang dibikin tipis tapi tidak garing seperti crepes di pasaran, lalu ditumpuk tinggi setinggi cake pada umumnya, dan setiap lapisannya dioles whipcream. Penyajiannya dipotong-potong membelah diagonal kue, jadi seperti potongan cake segitiga biasa. Rasanya nyesss, adem, manisnya pas. Kaka suka sekali. Karena itu, bunda langsung cari resepnya di rumah.

Ingin beda dari tampilan, bunda pilih resep modifikasi dengan penambahan matcha powder, sehingga warnanya agak hijau dan rasanya green tea. Sedangkan untuk whipcream bunda tambahkan pasta mocca. Bentuknya pun bunda cetak dengan cetakan silikon pancake bentuk orang-orangan. Lalu ditumpuk. Hasilnya lumayan lucu. Cuma sayangnya, karena cetakannya lumayan kecil, jadi ternyata bunda tuang adonannya ketebalan. Hasilnya agak tebal, tidak setipis crepe, tapi tidak setebal pancake juga. Well, yang penting Kaka suka, apalagi whipcreamnya, dia bilang eskrim!

Matcha Mille Crepe

Bahan:
Crepe
– 100 gr terigu protein sedang
– 1 sdm matcha powder
– 200 ml susu plain
– 50 gr gula pasir
– 2 butir telur
– 2 sdm butter, dicairkan

Cream
– 75 ml whipped cream
– 2 sdm gula

Cara:
1. Ayak terigu, matcha powder, gula.
2. Tuang susu, aduk rata.
3. Tambahkan telur,  kocok rata.
4. Tambahkan butter cair, aduk rata.
5. Tutup dan masukan kulkas 30-60′.
6. Tuang perlahan2 di teflon yg sudah panas (tanpa dioles margarin) tipis saja. Jika sdh kering, dibalik. Tunggu 10 detik saja, angkat. Lakukan sampai adonan habis.
7. Kocok whipped cream dg gula di atas wadah berisi es batu (jadi butuh 2 mangkok). Kocok sampai mulai kaku. Masukan kulkas jika tidak segera dipakai.
8. Susun crepe diolesi whipped cream di tiap lapisannya. Masukan kulkas, karena dingin lebih enak. Potong2 seperti kue untuk disajikan.

NB: jika tumpukan kurang tinggi, setelah semua ditumpuk bisa dipotong 2 menjadi setengah lingkaran, lalu potongannya ditumpuk di atasnya. Ngerti ya^-^

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s